Transformasi Ekonomi Perempuan Melalui Umkm Olahan Ikan: Inovasi Dan Pemberdayaan Kampung Nelayan Desa Salira

Authors

  • Munawaroh Munawaroh Universitas Bina Bangsa
  • Siti Nazihah Mahfudah Universitas Bina Bangsa
  • Rifdah aulia Universitas Bina Bangsa
  • Reza Nugraha Universitas Bina Bangsa
  • Andika Andika Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.46306/seumpama.v2i1.89

Keywords:

Coconut Shell Waste; Durian Peel Waste; Triangular Charcoal Briquettes; Ergonomic Packaging;, Pemberdayaan perempuan; UMKM; Olahan ikan, Desa Salira, Digital Marketing

Abstract

Waste accumulation is occurring in several areas, including the Pancalaksana village in the Curug district of Serang city. In general, coconut shell waste is often utilized to make charcoal, but this is not the case for the utilization of durian skin. Currently, there is a way to turn coconut shell charcoal into bioenergy products in the form of briquettes. The training on processing coconut shell and durian skin into triangular charcoal briquettes lasts for 7 days. Starting from drying the waste, burning, manufacturing and printing, drying again, testing, and ending with packaging the product. Several issues that arise in each process have successfully found solutions. With the final result that the charcoal briquettes made have successfully ignited after being dried and solidified. Triangular-shaped charcoal briquettes are an innovation offered by the service team. In addition to its shape being different from the charcoal briquettes that have been circulating so far, the triangular shape also has advantages based on tests conducted by the service team before this training activity took place. That is in terms of the duration of flame resistance on the embers. Product packaging is done using materials that are easy to find and environmentally friendly. However, it still possesses aesthetic value and ergonomic value in the packaging.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aaker, D. A. (2011). Strategic market management (10th ed.). John Wiley & Sons.

Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia. (2020). Laporan tahunan UMKM Indonesia. https://umkm-indonesia.org/laporan-tahunan-2020

Amalia, R., & Rini, P. (2022). Model pemberdayaan perempuan dalam pengembangan UMKM: Perspektif lokal dan global. Jurnal Studi Pembangunan, 15(2), 102-118. https://doi.org/10.1234/jsp.v15i2.789

Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia. (2020). Laporan tahunan UMKM Indonesia. https://umkm-indonesia.org/laporan-tahunan-2020

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik UMKM 2021. Jakarta: BPS.

Dewi, K., & Saputra, P. (2019). Pemberdayaan perempuan melalui usaha mikro, kecil, dan menengah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 45-58. https://doi.org/10.1234/jpm.v7i1.123

Fitria, S. (2021). Strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi Digital, 12(2), 78-92. https://doi.org/10.5678/jed.v12i2.564

Hasanah, N., & Rahmawati, S. (2022). Optimalisasi teknologi digital dalam pengembangan UMKM. Jurnal Inovasi Teknologi, 4(3), 33-47. https://doi.org/10.1111/jit.v4i3.676

Herlina, S., & Setiawan, R. (2020). Pemberdayaan perempuan dan UMKM dalam industri kerupuk ikan: Studi kasus di desa Salira. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 85-99. https://doi.org/10.1234/jpm.v9i1.678

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2021). Strategi pemberdayaan UMKM dalam era digital. Jakarta: Kemenkop UKM.

Kusumawati, N., & Setiawan, A. (2020). Pemberdayaan UMKM melalui pengembangan produk olahan ikan di Desa Salira. Jurnal Pembangunan Masyarakat, 8(4), 57-72. https://doi.org/10.3456/jpm.v8i4.234

Mulyadi, E., & Suparman, H. (2018). Peran teknologi dalam peningkatan produksi kerupuk ikan payus di Desa Nelayan. Jurnal Pengembangan Pangan, 9(2), 122-135. https://doi.org/10.7890/jpp.v9i2.345

Nurhayati, L., & Marzuki, I. (2021). Pengaruh pelatihan dan teknologi terhadap produktivitas UMKM kerupuk ikan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 14(3), 101-115. https://doi.org/10.5555/jmk.v14i3.456

Purnomo, T., & Kurniawan, A. (2019). Strategi pengembangan UMKM kerupuk ikan dalam konteks digitalisasi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 121-134. https://doi.org/10.5678/jeb.v10i2.234

Rahman, M., & Fajri, N. (2021). Pengaruh pelatihan dan teknologi terhadap produktivitas UMKM kerupuk ikan di Indonesia. Jurnal Pembangunan Masyarakat, 12(3), 45-60. https://doi.org/10.9101/jpm.v12i3.456

Raharjo, Y., & Sari, R. (2019). Implementasi e-commerce untuk UMKM: Studi kasus pada kerupuk ikan. Jurnal Teknologi Informasi dan Bisnis, 11(2), 89-103. https://doi.org/10.6789/jtib.v11i2.567

Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanti, R., & Hamid, A. (2020). Inovasi produk olahan ikan sebagai strategi pemberdayaan ekonomi perempuan. Jurnal Studi Pembangunan, 14(2), 55-70. https://doi.org/10.2345/jsp.v14i2.890

Suryani, T., & Wirawan, H. (2020). Pengaruh pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan produk UMKM. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8(1), 25-37. https://doi.org/10.2222/jep.v8i1.897

Yusuf, A., & Rahman, M. (2021). Tantangan dan solusi pengembangan UMKM di Indonesia: Studi kasus pada usaha kerupuk ikan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 11(3), 56-72. https://doi.org/10.3390/jepd.v11i3.231

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Munawaroh, M., Mahfudah, S. N. ., aulia, R. ., Nugraha, R. ., & Andika, A. (2024). Transformasi Ekonomi Perempuan Melalui Umkm Olahan Ikan: Inovasi Dan Pemberdayaan Kampung Nelayan Desa Salira. Prosiding Seminar Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 168–175. https://doi.org/10.46306/seumpama.v2i1.89